Pemetaan Potensi dan Pola Pertumbuhan Ekonomi dalam Mengurangi Ketimpangan Wilayah Kabupaten Mojokerto

  • Mohammad Wasil Universitas Narotama
  • Mohammad Wahed Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Keywords: Base Sector, Economic Growth, Regional Inequality

Abstract

The purpose of this study is to analyze what economic sectors are potential to be used as development priorities and patterns of economic growth in the economy of Mojokerto Regency. The method used is: Location Quotient, Shift Share, and Williamson Index. From the analysis of the location quotient that falls into the category of the base sector are Agriculture, Clean Water & Water Sector, Building Sector, Transportation & Communication Sector, Financial Sector, Corporate Leasing & Services, and Services Sector. And the results of the shift share analysis show that the sectors with the fastest growth are the agricultural sector, mining & quarrying sector, manufacturing industry sector, and the trade sector, and the services sector. While the results from Williamson study show that the sub-districts that have the highest level of inequality are in Mojosari sub-district, Pungging subdistrict, and Kemlagi sub-district

References

Arsyad, Lincolin. 1999. Pengantar Perencanaan Ekonomi Pembangunan Daerah. Yogyakarta : Media Widya Mandala.
Aziz, Azwirda. 1997. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Antar Daerah Tingkat II di Provinsi Sumatra Barat Tahun 1984-1993. Cakrawala Ekonomi dan Keuangan. Edisi 14. Tahun IV.
Aziz, Iwan Jaya. 1993. Ekonomi Regional dan Beberapa Aplikasi di Indonesia. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. Tahun 2011. Produk Domestik regional Bruto Kabupaten Mojokerto. Mojokerto. Badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Timur. Tahun 2011. Produk Domestik Bruto. Surabaya.
Boediono. 1992. Teori Pertumbuhan Ekonomi. Edisi Kelima. Yogyakarta : BPFE.
Dhumairy. 1996. Perekonomian Indonesia. Jakarta : Airlangga.
Basuki, 1997. Kajian Mengenai Pengaruh Penanaman Modal Asing Langsung Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Tabungan Domestik Indonesia Tahun 1969-1994. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol.12,2,5065, Universitas Gajah Mada, 1997.
Gunadi Brata, Aloysius.2004. Analisis Hubungan Imbal Balik Antara Pembangunan Manusia dan Kinerja Ekonomi Daerah Tk.II di
Indonesia. Lembaga Penelitian Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Pancawati, Neni, 2000. Pengaruh Rasio KapitalTenaga Kerja, Tingkat pendidikan, Stok Kapital dan Pertumbuhan Penduduk Terhadap Tingkat Pertumbuhan GDP Indonesia ; Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol.15, No.02, Universitas Gajah Mada, 2000.
Ranis, Gustav. et. al. 2000. Economic Growth and Human Development. World Development Vol.28,No.2,pp.197-219,2000.
Djojohadikusumo, Sumitro. 1955. Ekonomi Pembangunan. Jakarta : Pustaka Ekonomi.
Fadilah, Nurul. 2010. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Sektor Unggulan di Kabupaten Jember tahun 2004-2008. Bangkalan : Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo.
Glasson, John. 1990. Pengantar Perencanaan Regional. Terjemahan. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Indahsari, Kurniyati. 2010. Perencanaan Pembangunan (Konsep Dasar dan Studi Kasus). Bangkalan : Penerbit Elmatera.
Jhingan, M. L. 2004. Ekonomi pembangunan dan Perencanaan. Jakarta : Penerbit PT. Raja Grafindo Persada.
Kuncoro, Mudrajad. 2004. Otonomi dan Pembangunan Daerah : Reformasi Perencanaan, Strategi dan Peluang. Yogyakarta : UGM.
Mubyarto. 1997. Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah dan Upaya Mengatasinya. Perencanaan Pembangunan. N0.10. Desember 1997. Jakarta : Bappenas.
Muta’ali. 1995. www.google.com : Analisis Ekonomi Wilayah diakses tanggal 19 Juli 2011.
Richardson, Harry. W. 1997. Dasar-Dasar Ilmu Ekonomi Regional. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Sangkim, Effendy, 1994. Analisis Ketimpangan Pembangunan dan Antar Wilayah (Studi Empiris Sumatra Selatan). Jurnal Ilmiah UNANTI. Palembang : UNANTI.
Sitohang, Paul. 1990. Pengantar Perencanaan Regional. Jakarta : Lembaga Penerbit FEUI.
Sjafrizal. 2008. Ekonomi Regional. Cetakan Pertama. Padang-Sumatra Barat. Baduose Media.
Sukirno, Sadono. 1985. Pengantar Ekonomi Makro. Jakarta :Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan Bina Grafika.
Suparno. 2008. Analisis Pergeseran Struktur Ekonomi dan Penentuan Sektor Ekonomi Unggulan Kawasan Sulawesi. Bogor : Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Institut Pertanian Bogor.
Tambunan, Tulus. 2001. Perekonomian Indonesia. Jakarta : Ghalia Indah.
Tarigan, Robinson. 2002. Perencanaan Pembangunan Wilayah Pendekatan Ekonomi dan Ruang. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan Nasional.
Tjiptoherijanto, Priyono. 1995. Pengembangan Pembangunan Daerah. Ekonomi dan Keuangan Indonesia. Vol. XLIII No. 2.
Todaro, Michael p. 2000. Pembangunan Ekonomi di Dunia ketiga. Edisi Ketujuh. Jakarta : Airlangga.
Warpani, Suwarjoko. 1984. Analisis Kota dan Daerah. Cetakan I. Jakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
http://www.cps-sss.org. Profil Mojokerto
Published
2018-07-28
How to Cite
Wasil, M., & Wahed, M. (2018, July 28). Pemetaan Potensi dan Pola Pertumbuhan Ekonomi dalam Mengurangi Ketimpangan Wilayah Kabupaten Mojokerto. JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan), 1(2), 102 - 108. https://doi.org/https://doi.org/10.33005/jdep.v1i2.77