Prioritas Strategi Pengembangan Usahatani Durian Berkelanjutan di Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang
DOI:
https://doi.org/10.33005/jdep.v9i1.969Keywords:
Usahatani Durian, Strategi Pengembangan, Keberlanjutan, AHPAbstract
Durian merupakan komoditas hortikultura unggulan yang berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah. Namun, usahatani durian di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang, masih dikelola secara tradisional dan belum sepenuhnya memenuhi prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting, potensi dan permasalahan serta merumuskan prioritas strategi pengembangan usahatani durian berkelanjutan. Pendekatan deskriptif kualitatif dikombinasikan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengevaluasi alternatif strategi berdasarkan tiga aspek utama yaitu sumber daya manusia, budidaya, dan pascapanen. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta kuesioner kepada petani dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan manajemen usahatani merupakan strategi dengan prioritas tertinggi, disusul penyuluhan pemupukan berimbang dan ramah lingkungan, serta optimalisasi program petani milenial. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam mewujudkan usahatani durian yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Desa Brongkol.
Kata Kunci: Usahatani Durian, Strategi Pengembangan, Keberlanjutan, AHP




